Dahulu kala di pulau Jawa,
ada seorang janda tua bernama Mbok Srini.
Sehari-hari dia bekerja di ladang
yang berada disamping samping rumah
peninggalan sang suami.
Ketika lelah dengan pekerjaannya
rasa kesepian selalu datang menghampiri.
Dia ingin sekali memiliki seorang anak
agar dimasa tuanya ada yang menemani.
Semakin lama rasa sepi itu semakin menumpuk
dan tak terbendung lagi.
Mbok Srini akhirnya memutuskan untuk mencoba
meminta bantuan kepada Buto Ijo.
Buto ijo adalah raksasa yang tinggal di dalam gua
di pinggiran desa,
dan terkenal suka mengabulkan permintaan
dari orang-orang yang datang kepadanya.
Akan tetapi tentu saja semua itu tidaklah cuma-cuma.
Hal itu juga berlaku untuk Mbok Srini.
Dimana dia harus membayarnya
dengan harga yang sangat mahal.
“ Ketika anak itu berusia 6 tahun,
kau harus mengembalikannya kepadaku
untuk ku jadikan santapan.”
Terlepas dari kondisinya,
wanita putus asa itu menyetujuinya.
Kemudian Buto Ijo memberikan satu biji mentimun
untuk ditanam di ladangnya.
Dalam beberapa hari
mentimun itu mulai tumbuh dan berbuah.
Diantara semua mentimun yang berbuah,
hanya ada satu yang memiliki ukuran sangat besar
dan memancarkan cahaya keemasan.
Mbok Srini sangat senang,
dibawalah pulang mentimun itu.
kemudian dia membelahnya dengan hati-hati.
Nampak seorang bayi perempuan
nan cantik didalamnya.
Dengan rasa penuh bahagia